ilustrasi ekonomi kreatif ilustrasi ekonomi kreatif (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)
Rabu, 16 Desember 2015 19:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

KEGIATAN KAMPUS
Universitas Semarang Gelar Festival Komukino

Kegiatan kampus Universitas Semarang (USM) menggelar Festival Komuniko untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Solopos.com, SEMARANG – Program Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar Festival Komukino bertajuk Youth Generation atau generasi untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Penyelenggaraan Festival Komukino 2015 merupakan bentuk praktik nyata untuk mahasiswa terjun langsung dalam praktik industri kreatif untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” kata Ketua Program Jurusan Ilmu Komunikasi USM, Fajriannoor Fanani, di Semarang, Selasa (15/12/2015).

Melalui Festival Komukino 2015, lanjutnya, mahasiswa mampu mengasah kemampuan dan kreativitas sehinga mereka dapat menghasilkan karya yang berkualitas dan inovatif sesuai slogan jurusan ilmu komunikasi Think Different Be Different yaitu berfikir berbeda untuk berbeda.

Bertempat di Auditorium Ir. Widjatmoko USM, festival komukino menggelar enam gerai Kuliner Fusion atau artinya jajanan tempo dulu yang diangkat kembali dengan sentuhan inovasi industri kreatif dan modern saat ini.

Jajanan yang dibuat di antaranya adalah terang bulan, donat, inovasi kebab dengan rasa pisang dan sosis (sweet roll), makanan jepang dengan bahan nasi kuning (Kiro sushi), dan roti guling panggang (rolling).

Selain itu festival juga menggelar beberapa kompetisi seperti Manga, Cosplay, Robotik Lego, Rubik, News Anchor, dan Film Indie.

Perlombaan digelar terutama untuk siswa-siswi SMA/SMK dan sederajat, mahasiswa dan komunitas, selanjutnya diharapkan banyak peserta yang turut andil berkompetisi diperlombaan yang ditawarkan.

Gelaran festival komukino tahun ini merupakan kali keempat nantinya dijadikan sebagai wujud praktik nyata yang diajarkan di mata kuliah Komunikasi Pemasaran, kata Ersha Rianita, mahasiswa USM.

Dia mengatakan dalam acara tersebut mahasiswa diajarkan mengaplikasikan ilmu dari mata kuliah komunikasi pemasaran agar bisa belajar untuk menantang diri sendiri.

Dalam acara ini pula akan dilaksanakan aksi sosial dengan mengumpulkan dana yang nantinya disumbangkan ke salah satu panti asuhan di Kota Semarang sebagai bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa ilmu komunikasi.

Kemudian, katanya, tujuan kegiatan ini selain untuk menghadapi MEA, juga untuk menyalurkan nilai-nilai positif dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sesama terutama semua pihak yang ada di dalam festival komukino termasuk peserta yang hadir.

Kolom

GAGASAN
Komunikasi Politik Generasi Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (26/3/2018). Esai ini karya Tiyas Nur Haryani, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah tiyasnur@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Peradaban telah banyak berubah. Awalnya kita sering…

Terpopuler